Senin, 14 November 2011
Pukul 16.00 WIB - selesai
di Kunci Cultural Studies Center
Jalan Langenarjan Lor 17B, Panembahan
KUNCI Cultural Studies Center mengundang Anda ke diskusi publik dengan tamu Exchange Room, Simon Kentgens. Dalam kesempatan ini ia akan berbagi beberapa cerapannya selama tinggal di Yogyakarta selama sebulan terakhir, dari amatannya atas silsilah gagasan dalam praktik seni dan spekulasi tentang budaya bersama dalam dunia seni lokal, melalui riset arsip, serangkaian pembicaraan terfokus dan melihat-lihat.
Riset awal ini berkisar pada isu-isu meng-kopi dan batas-batasnya ketika didekati melalui bingkai konvensional hak cipta, kepengarangan, dan kepentingan transaksional. Hal ini bertujuan untuk memanfaatkan gagasan menyalin ke dalam commons, budaya berbagi, tindakan bersama dan hibriditas dalam praktik seni kontemporer. Eksplorasi ini dipandu oleh beberapa pertanyaan, seperti: apa artinya meng-kopi dalam konteks di mana budaya berbagi ada dimana-mana? Bagaimana struktur tradisi dan modernitas turut membentuk sirkulasi pengetahuan? Apakah commons hal yang lazim ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, dalam seni? Bagaimana konsep ini berkontribusi pada pemahaman atas satu generasi praktik kesenian?
Simon mencoba untuk mengeksplorasi perkara ini dalam konteks di mana artefak budaya bergerak bebas dalam maraknya budaya meng-kopi, jaringan distribusi non-legal (seperti pembajakan) yang luas, dan kaburnya batas-batas antara pemilikan privat dan publik, seperti di Indonesia. Operasi moda-moda ini lah yang selama ini memungkinkan produksi pengetahuan ketika ruang yang ada didominasi oleh kelangkaan akses ke sumber daya pengetahuan dan tradisi reproduksi yang kuat.
Simon Kentgens (http://www.simonkentgens.com/) adalah seniman dari Rotterdam, Belanda. Dia telah berpartisipasi dalam beberapa pameran di Eropa dan di negara-negara lainnya. Sebelum kerjasamanya dengan KUNCI, dia menempuh residensi di Cina dan Turki di mana dia mengeksplorasi pemahaman tentang meng-kopi dan gagasan commons dalam berbagai konteks lokal. Bersama dengan seniman asal Berlin, Michiel Huijben, ia mendirikan blog seni http://www.pietmondriaan.com/ , di mana dengan bermain-main mereka menghubungkan karya yang berbeda, dan mencari kaitan dan kesamaan di dalam seni kontemporer.
Acara ini gratis dan terbuka untuk umum
Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.

0 komentar:
Posting Komentar