First slide

This is the first slide

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Second slide

Here is the second slide

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

One more slide

One more slide to go here

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Another slide

Another slide to go here

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Wow one more

Unbilievable one more slide here

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Last one

This is definitely the last one

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Jumat, 14 Oktober 2011

[kunci-l] Fwd: [remotivi] Kebhinnekaan ala Televisi

 

Kebhinnekaan ala Televisi
oleh: Louvikar Alfan Cahasta

"Nyebrangnye bae-bae, entar ketabrak. Lu kan gelap."
LELUCON rasial itu, oleh seorang supir bajaj, ditujukan kepada Minus dalam Keluarga Minus (Trans TV). Minus Caroba orang Papua. Sebagai tokoh sentral dalam tayangan yang memakai namanya ini, Minus dikisahkan tinggal bersama pamannya di Jakarta. Sang paman, bekerja sebagai pegawai Dinas Pariwisata dan membuka usaha warung makan yang dikelola oleh istrinya yang berasal dari Minang. Di warung itu, istrinya dibantu seorang pegawai asal Jawa bernama Paijo.

Suatu ketika, tante Minus mendapat pesanan nasi bungkus dalam jumlah besar. Paman Minus sudah mengingatkan istrinya, jika tidak mampu memenuhi permintaan pelanggan, tidak perlu memaksakan diri. Tapi sang istri ngotot. Maka itu, ia butuh tenaga bantuan untuk belanja ke pasar. Paijo menawarkan diri, "Siap. Yang penting sediakan duit bajaj, duit konsumsi, dan duit jalan." Tante Minus menolak tawaran Paijo, "Lebih baik sama Minus saja. Lebih hemat." Namun nasib sial menimpa Minus: daging yang sudah dibeli terbawa oleh bajaj yang ditumpanginya.

Dari cungkilan di atas, tante Minus (Minang) digambarkan sebagaKei sosok yang pelit dan serakah. Paijo (Jawa), memainkan karakter yang materialis, orang yang mementingkan uang. Minus (Papua), diidentifikasikan sebagai orang yang lugu dan bodoh. Keluarga Minus telah mengembangkan "konstruksi stereotip", narasi berdasarkan prasangka etnis. Stereotip adalah konsepsi mengenai sifat suatu golongan berdasarkan prasangka yang subjektif dan tidak tepat (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008). Menurut Burton (2007), komedi dalam televisi ingin mengeksploitasi stereotip untuk membuat lucu karakter. Jika pemirsa Keluarga Minus tertawa, itu tandanya Trans TV telah berhasil melakukan eksploitasi stereotip dengan baik.

Baca selengkapnya di remotivi.or.id
 
--
REMOTIVI
"Hidupkan Televisimu, Hidupkan Pikiranmu"
www.remotivi.or.idTwitter | Facebook


Remotivi adalah sebuah inisiatif warga untuk kerja pemantauan tayangan televisi di Indonesia. Cakupan kerjanya turut meliputi aktivitas pendidikan melek media dan advokasi yang bertujuan (1) mengembangkan tingkat kemelekmediaan masyarakat, (2) menumbuhkan, mengelola, dan merawat sikap kritis masyarakat terhadap televisi, dan (3) mendorong profesionalisme pekerja televisi untuk menghasilkan tayangan yang bermutu, sehat, dan mendidik.


--
Roy Thaniago


Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas. (Pramodeya Ananta Toer dalam Bumi Manusia)



__._,_.___
Recent Activity:
To visit KUNCI Cultural Studies Center website, go to:
http://kunci.or.id

MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

0 komentar:

Posting Komentar