First slide

This is the first slide

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Second slide

Here is the second slide

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

One more slide

One more slide to go here

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Another slide

Another slide to go here

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Wow one more

Unbilievable one more slide here

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Last one

This is definitely the last one

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Sabtu, 15 Oktober 2011

[kunci-l] Undangan Diskusi Sejarah Komunitas India di Yogyakarta, Jumat, 21 Oktober 2011

 

Jumat, 21 Oktober 2011, pukul 15.00 WIB
di Kunci Cultural Studies Center
Jl. Langenarjan Lor No.17B, Panembahan

Pembicara: 
Bambang Purwanto (Jurusan Sejarah, Fak. Ilmu Budaya UGM)
Jean Pascal Elbaz (Sanggam Resto) 

Perjumpaan India dan Indonesia telah mengalami sejarah yang panjang dan percampuran budaya yang sedemikian pelik, membentuk berbagai tegangan dan simpulan, termasuk dalam kondisi sehari-hari yang mewarnai dinamika masyarakat Yogyakarta. Keberadaaan komunitas (keturunan) India ditandai antara lain dengan kehadiran deretan toko-toko kain yang hampir seluruhnya dimiliki usahawan keturunan India, munculnya berbagai rumah makan khas anak benua ini, dan fenomena mahasiswa India asal Malaysia yang menuntut ilmu di kota pendidikan ini.

Dalam stereotip politik ekonomi, komunitas India kerap disandingkan dengan komunitas Tionghoa dalam konteks aktivitas perdagangan yang cenderung menghindari panggung politik. Sejauh mana proses peliyanan ini tercermin dalam kondisi geografis kota Yogyakarta, interaksi sehari-hari, dan upaya membayangkan kewargaan dan keistimewaan kota merupakan beberapa hal yang menarik untuk ditelusuri lebih jauh.

Di sisi lain, dalam bingkai interaksi budaya sehari-hari akan terlihat pula bahwa terang `Sejarah Budaya' dalam huruf kapital tidak serta merta memuluskan sirkulasi pengetahuan antara warga India dan pribumi di Yogyakarta, dimulai dari sulitnya melacak hubungan kekerabatan lintas-etnis, terbatasnya budaya-budaya hibrid yang berakar kuat dan berorientasi ke depan serta lintas pertukaran kebudayaan yang memadahi.

Yang terasa kini adalah semacam adanya keterputusan, baik dalam konteks temporal maupun spasial, antara kekayaan sejarah hubungan kedua bangsa yang pernah ada di masa lalu dan wajahnya sekarang dalam interaksi sosial budaya yang cenderung tersekat-sekat. Berangkat dari gagasan tersebut, untuk mengaitkan kembali berbagai kemungkinan percakapan di seputar hubungan India dan Indonesia kontemporer, diskusi ini diselenggarakan sebagai salah satu bagian dari Proyek Studi Sejarah Komunitas India di Yogyakarta, Parallel Events Biennale Jogja XI.

__._,_.___
Recent Activity:
To visit KUNCI Cultural Studies Center website, go to:
http://kunci.or.id

MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

0 komentar:

Posting Komentar