First slide

This is the first slide

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Second slide

Here is the second slide

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

One more slide

One more slide to go here

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Another slide

Another slide to go here

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Wow one more

Unbilievable one more slide here

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Last one

This is definitely the last one

Alt text to go hereCum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, enim.
Read more

Rabu, 25 Januari 2012

[kunci-l] UNDANGAN | Diskusi Buku "Pramoedya Ananta Toer: Luruh dalam Ideologi",28 Januari

 



Sabtu, 28 Januari 2012, 10.00-14.00 WIB
di KUNCI Cultural Studies Center
Jl. Langenarjan Lor 17B Yogyakarta

Narasumber: Savitri Scherer, Ajip Rosidi, dan Katrin Bandel

Bagaimanakah dan sejak kapan serta lantaran apakan sastrawan terkemuka Pramoedya Ananta Toer menjadi Kiri, menggabungkan kerja-kerja sastra dengan politik?

Buku yang semula adalah disertasi Savitri Scherer ini menjawabnya. Savitri bukan saja menjelajahi biografi Pram, tetapi hubungan antara dunia nyata dengan dunia fiksinya. Savitri pun tak merasa cukup hanya membongkar struktur kompleks mediasi antara Pram dan dunia kreatifnya dengan memperhatikan suasana juga kekuatan-kekuatan sosial, kebudayaan, politik yang gegap gempita oleh pertarungan ideologi dan semangat zaman penuh intrik polemik pemenjaraan dari periode 1950-1980 yang dialami serta mempengaruhinya. Lebih jauh Savitri menelusuri pandangan-pandangan sosial dan politik Pram untuk memahami karir sastranya, seraya menilai tanggapan-tanggapannya terhadap norma-norma sosial dan sastra pada masanya.

Sebab itu sekali lagi dengan buku ini Savitri menyumbangkan suatu model sejarah pemikiran yang bukan saja kaya informasi, tetapi juga membuat kedirian Pram dapat lebih dipahami.

Savitri Scherer sebelumnya telah menulis Keselarasan dan Kejanggalan: Pemikiran-pemikiran Priayi Nasionalis Jawa Abad XX (Sinar Harapan, 1985). Sejak 1984 dia menjadi koresponden Kompas di Australia, dan kemudian di Prancis. Di sana dia bergabung sebagai peneliti dalam kelompok Archipel, jurnal kajian Indonesia di bawah EFEO (Ecole francaise d'Extreme-Orient), Paris.

*) Acara ini gratis dan terbuka untuk umum; buku Savitri Scherer Pramoedya Ananta Toer: Luruh dalam Ideologi (Komunitas Bambu, 2012) bisa dibeli pada saat acara berlangsung.


Foto: Pramoedya Ananta Toer di Belanda, sekitar 1953-1954 (koleksi keluarga Pramoedya)


__._,_.___
Recent Activity:
To visit KUNCI Cultural Studies Center website, go to:
http://kunci.or.id

.

__,_._,___

0 komentar:

Posting Komentar